\

Featured

Powered by Blogger.

Browsing "Older Posts"

Dilihat dari namanya saja anda pasti sudah bisa menebak fungsi software kecil ini. Picture to Icon 3.x - Full Patch adalah software yang dapat membantu anda dalam mengubah gambar berformat selain .ico (.jpg, .png, .bmp, .exe, .ink, dan lainnya) menjadi icon / gambar berformat .ico. Biasanya gambar icon yang bagus sering saya ambil dari software ini untuk dijadikan gambar presentasi di powerpoint. Hehehe.

Screenshot :

Download :

#Tested By Me @Windows 7 Ultimate


Semoga Bermanfaat
^_^

Picture to Icon 3.x - Full Patch

By admin → Sunday, December 11, 2011

by Ade ‘surya’ Andrial

Jonas Smedegaard, tinggi, sopan, lucu, itu yang saya lihat kalau hanya melihat dari depannya saja.

Siang ini, sabtu tanggal 03 desember 2011, beliau Dr.Jonas, ya memang beliau lah Dr.Jonas Smedegaard,
yang saya nantikan sejak membaca pesan di http://wiki.jones.dk/DebianAsia2011 dan http://lists.debian.org/debian-blends/2011/08/msg00003.html bahwa beliau akan datang ke banda aceh, akhirnya alhamdulillah ketemu di gedung BPDE Banda aceh.
bersama dengan teman teman dari Aceh Linux Activist (KPLI Aceh) dan beberapa staff sari ophrack3rz, juga dari
AR-ROS (Atjeh research & response of open source) saya bertekat untuk tetap ingin bertemu beliau, karena memang
beliau lah Jonas Smedegaard sang Hacker & Developer Debian LINUX, (saya masih ragu, kira kira mimpi gak ya)
wkwkkwkw, dasar bodoh.

Hacker satu ini identik dengan baju kodok rupanya, dengan kemeja batik Indonesia, celana panjang kain, kaca mata, jenggot yang terlihat keren dan tali karet yang selalu di sisi kanan dan kiri badannya, gokil gokil.
Explore your brain, slogan maut rupanya selalu dipakai juga oleh beliau.

Pertemuan yang bertempat di Gedung BPDE Banda Aceh, yang sudah dirancang oleh sang Hacker kita, a.k.a Ali Bungker alias KEtua KPLI sedua (KPLI Aceh maksudnya). sangat menarik untuk di ikuti, selain sharing dan bertemu langsung dengan Dr.Jonas, saya baru lihat Suhu Suhu elite pada nimbrung semua, hahah
:)

Mari lah kita bahas diskusi hari ini.

kita mulai dan gunting disini.
Jonas mengatakan, bahwa debian adalah universal of operating system , dan cocok digunakan oleh para geek, tapi
para pemula linux selalu memilih ubuntu, untuk memulai aktivitas linux, satu dua hari jadi pemula, hari ketiga kan
gak jadi pemula lagi, Nah udah boleh tu pakai Debian, intinya Debian hanya untuk orang orang yang mau belajar.
sedangkan ubuntu lebih ke basic, jadi pakailah ubuntu untuk belajar libre office, untuk multimedia, mungkin untuk
pemograman juga karena ada tool basic seperti netbean dan lain lain.
tetapi untuk debian tidak seperti itu, debian memberikan kita pilihan dalam pemakaiannya, mulai dari penginstalan
samapai rooting dalam sistem operasinya, ada banyak pilihan yang bisa dipilih dan diolah hanya untuk membuat kita
semangat untuk mengopreknya, dan dalam debian terdapat informasi yang sangat berharaga, mulai dari software code sampai identitas hardaware di perlihatkan didalam debian.
jadi Dr.Jonas minta pendapat?
apakah debian terlau susah, bagaimana sih untuk membuat debian menjadi lebih mudah dan bisa diatur sendiri untuk end users, yang bisa ada saran, silahkan dikomen. biar di follow up ke Dr.Jonas.

Na itu dia, tadi permasalahannya.
:)
jadi dalam diskusi tadi, juga ada beberapa kalimat bagus ne, karena tadi yang mahir bahasa inggris cuma satu dua orang, termasuk saya, wkwkkkw NARSIS AMAT.
bahasa inggris saya masih cengkok cengkok kaya ceker ayam.
jadi intinya gitu lah, Nah Dr.Jonas menjelaskan saya tinggal didenmark katanya, beliau lebih suka bahasa denmark dari
pada bahasa inggris, karena dengan mencintai bahasa daerah kita akan membuat kita lebih mau untuk menjadikan bahasa kita jauh lebih berharaga, contohnya saja membuat sistem operasai yang tadi nya berbahasa inggris, tapi sekarang mari kita mulai membuat nya menjadi bahasa aceh, karena dengan bahasa yang kita pahami, pekerjaan apapun akan cepat terselesaikan dengan mudah. gitu toh.
:)

trus diskusi masalah FREEDOM BOX, server mini yang indah , saya masih kurang paham juga ya, coba search lagi di mesin pencari tentang bahan ini. freedom box yang dijelasin sam Dr.Jonas agar debian ini bisa lebih user friendly seperti OS lainnya yang notabenenya user friendly, pastinya debian dan freedom box ini digabungin.
ini dia gambar dari freedom box

Dr.Jonas sempat mengatakan tentang Richard Stallman sebagai pahlawan GNU/LINUX Foundation, tapi beliau juga berpendapat kalau bukan dia satu satu nya pahlawn itu, tapi ada banyak, termasuk juga seorang pengacar di Amerika yang menemukan FreedomBox ne,.
lebih jelas nya kita diskusi kalau ingin tahu apa sih freedom box itu, saya juga bingung kalau ditanya lebih detil.
:)

yach, itu saja sih diskusi hari ini, semoga esok tetap jadi lebih baik lagi.

berikut penampakan dari dokumentasi yang berhasil saya dapatkan
:D

Discussion With Dr. Jonas Smedegaard

Nah, Bg Iqbal KPLI Aceh

disscusion

Dr. Jonas Smedegaard (Debian Developer)

with Dr. Jonas Smedegaard (Debian Developer), & Aceh Linux Community (KPLI Aceh), ophrack3rz, AR-Ros and Linuxer Rencong

Nah , akhirnya juga mampir join coffee di Transit Cyber Cafe lamnyong, basecampnya ophrack3rz community

EXPLORE YOUR BRAIN – OMC

Nah ini dia yang paleng ganteng, saya SURYA ANDRIAL DINUR dengan Jonas Smedegaard

Thx To Jonas Smedegaard, may always continue to guide us all


Tags:

Jonas Smedegaard , about Dr.Jonas in my eyes

By admin →

by Ade ‘surya’ Andrial

ini artikel seorang rekan saya di wartafoss kan gak ada salahnya saya publikasikan juga.
oke langsung saya kita gunting disini.

Submitted by Doto VR on Rab, 11/02/2011 – 11:10

Ini dalah tulisan perdana saya di wartafoss.

Melihat perkembangan linux khususnya di aceh saya melihat ada suatu progres yang besar, dimana para pemula biasanya ingin beralih ke Open Source karena tertarik melihat desktop yang menawan dengan effek 3D-nya, ada juga yang hanya sekedar ingin tahu apasih dan bagaimana linux itu, satu bagian lagi yang lebih besar karena tertarik akan hacking dengan mengadalkan BackTrack. Berjalan dari semua ini ada satu sisi positif yang bisa diambil dimana pertumbuhan Open Source di aceh berpengaruh besar dari menjamurnya Warung-Warung kopi yang menyediakan Akses Internet (Hotspot) gratis yang bisa digunakan dengan hanya berbekal segelas kopi hitam.

Secara pribadi saya merasa bangga dengan perkembangan ini, karena dengan begitu Open Source bisa merambah sampai ke tingkat pelajar SMP dan SMA. Alangkah indahnya begitu kita lihat diatas meja dengan segelas kopi didampingi sama sipinguin dalam laptop pengunjung (walau masih banyak juga yang menggunakan windows).

Memang sudah semestinya Aceh Go Open Sources yang sudah lama di deklarasikan oleh teman-teman di POSS-Aceh dan KPLI-Aceh (http://acehlinux.org/). Sebuah proses dan hasil yang luar biasa bila kita menyaksikan penggunaan Open Source diAceh saat ini. Mudah-mudahan ini jadi moment spesial bagi pengembang / development local untuk bangkit melawan ketergantungan perangkat ber preporiety, apalagi kedepan Banda Aceh dan Takengon mendapat kehormatan dengan datangnya Debian Tour Asia 2011 (http://wiki.jones.dk/DebianAsia2011).

Bisa jadi ini babak baru atau babak awal (walo penulis salah menilai) bagi Open Source Aceh, dengan banyaknya jumlah pengguna OSS yang perlahan mulai hijrah dari windows ke linux dengan kesadaran sendiri.

Terima kasih kepada :

POSS-Aceh, KPLI-Aceh, Para pemikir dan pengguna linux Aceh yang telah berkontribusi untuk Aceh.

saya tulis sumbernya :

http://www.wartafoss.com/baca/aceh-dan-open-source.html

http://dot0vr.wordpress.com/2011/11/02/aceh-dan-open-source/

Tags:

Aceh dan Open Source

By admin →

by Ade ‘surya’ Andrial

Aceh itu UNIX, loh . UNIX itu bukan LINUX. hahaha (kita nggak bicara linux kali ini) tapi ACEH, ACEH DAN ACEH.
judulnya agak ngaco ya, tapi tak apa apa. setelah saya surfing tadi eh nemu lagi karya anak anak aceh, ada ada saja Aceh ini
Ada banyak sekali istilah-istilah yang menarik dalam pergaulan anak-anak muda seperti kita ini di Aceh. Istilah-istilah bahasa Aceh itu layaknya Ikan kayu, sering dimakan namun sering juga dilupakan. oke, rada ga nyambung memang. Jadi….kita langsung aja ya

1. Bek (lagee) Jampook Beuh

Istilah ini sudah terkenal sejak dulu kala, mungkin sewaktu nenek-nenek kita masih remaja. Sebenarnya istilah Bek Lagee Jampook ini kalau diartikan secara bahasa artinya, “Jangan Seperti Burung Hantu”, namun kalau diartikan secara ilmiah gauliah, artinya “Jangan Narsis ya”. Sejarah mengatakan, pada jaman dulu kala, dalam sebuah hikayat Aceh, di sebuah rimba, sedang ada kumpul binatang, binatang-binatang ini sedang berunding untuk memilih pemimpin mereka, tiba-tiba saja Burung Hantu (Jampok) mengajukan diri dengan mengatakan kelebihan-kelebihannya, mulai dari bentuk wajah, paruhnya yang indah, dan lain-lain. sejak saat itulah muncul istilah “Bek Lagee Jampok!”, tapi sekarang istilah itu digunakan buat siapa saja yang narsis, walaupun ada istilah, no narsis,no eksis. :)

2. Eh Malam

Istilah ini sudah terkenal di kalangan anak-anak muda yang aktif dan dinamis kayak aku, haha. Jadi kalau Bang Rhoma terkenal dengan bergadang jangan bergadang, anak-anak muda di Aceh cukup bilang, “Eh malam” yang artinya Tidur Malam. cukup simpel bukan?
Tanda-tanda orang yang Eh Malam :
- Kalau ngobrol suka ngga nyambung
- Ada lingkaran hitam di bawah mata
- Kalau ketemu suka menguap, hati-hati kalau berada di depannya, bisa tersedot ke dalam mulutnya.
- Suka melakukan gerakan-gerakan aneh
- Waspadalah,waspadalaah…..

3. Hana Peng, Hana Inong

Istilah ini sudah terkenal dimana-mana, “Hana Peng, Hana Inong” yang artinya, “ga ada duit, ga ada cewek”. Jadi kalau lihat cowok sampe sekarang belum punya cewek, bisa dipastikan kondisi keuangannya??? haha. Ooops!

4. Bek Malee-Malee

Istilah ini artinya “Jangan Malu-malu”, mengajarkan kita walaupun narsis jangan berlebihan, tapi sebagai anak muda kita jangan malu-malu juga, kalau punya potensi diri yang besar, tunjukkan, tunjukkan kalau kita bisa! Tau ga kenapa Dinosaurus itu punah dari muka bumi ini? karena mereka malu-malu, jadi jangan sampai kejadian kita punah karena malu. *bener-bener ga ilmiah ini*

5. Cat Langet

Istilah ini artinya “Seperti Mengecat Langit”, kalau dalam peribahasa Indonesia, “seperti membuang garam ke dalam lautan”, pekerjaan yang sia-sia. Punya mimpi sah-sah aja, bagus malah, tetapi mimpi yang seperti apa yang bisa kita realisasikan, kalau sudah berlebihan, tinggal bilang, “cat langeeeet….”

6. Cang Boh Panah

Istilah ini agak sulit diartikan secara harfiah (padahal aku sendiri ga tau arti harfiah itu apa). Boh Panah itu sendiri artinya Buah Nangka, nah, kalau kita kebanyakkan makan buah nangka apalagi sendirian siap-siap terkentut-kentut. Jadi, istilah diberikan kepada orang-orang yang banyak sekali obrolannya tapi ga ada isinya. Alhasil tidak ada garansi uang kita bisa kembali.
7. Gabuk Manok, gabuk Itek

Istilah ini artinya “Sibuk Ayam, Sibuk Itik” kalau secara gauliah artinya “Suka ikut-ikutan”. Melihat tetangga sudah punya mobil baru, kita juga punya yang sama atau lebih, tetangga punya kulkas baru, sibuk juga pengen punya, tetangga baju baru dari Mr.Piyoh, eh pengen punya juga (kalau yang ini wajib dicontoh, soalnya pesan sponsor, hehe). Jadi kesimpulannya, jadilah diri sendiri, jangan suka ikut-ikutan, apalagi kalau yang diikuti itu jelek dan tidak sesuai dengan hati nurani kita.

:ngakak sendiri lah saya baca artikel ini, bantu ngakak donk gan.

hahahahhahaha

source : http://piyoh.blogspot.com/2011/04/uniqaly-aceh-unik-kali-aceh.html

Tags:

ACEH itu UNIX, loh. UNIX itu bukan LINUX :D

By admin →

This blogs, make for to sharing anything about linux and anything, without doubt and feel FREEDOM
Tags:

FreeDom Unix

By admin →